bonanuna,  Relationship

Hal-hal Penting yang Harus Dibicarakan Sebelum Menikah

Hal-hal penting yang harus dibicarakan sebelum menikah. Akhir-akhir ini jagat raya twitter diramaikan oleh topik seputar pernikahan. Apakah kalian aware, ladies?

Maklum saja jika pernikahan selalu menjadi perbincangan hangat. Karena ia sejatinya merupakan langkah besar yang bisa mengubah hidup kamu 360 derajat. Yes, that’s right ladies, ucapan “selamat menempuh hidup baru” untuk pasangan pengantin itu bukanlah basa-basi; melainkan kenyataan.

Menikah bukan hanya tentang menghalalkan hubungan intim dan memperoleh keturunan, namun lebih dari itu. Karena itulah memiliki pasangan yang tepat sangat diperlukan dalam mengarungi bahtera pernikahan.

Apakah kamu sudah memiliki calon pasangan yang kamu rasa tepat? Jika iya, selamat ya! Setidaknya kamu bisa tersenyum penuh kemenangan ketika anggota keluarga besar menanyakan ‘mana calonnya?’

Tapi jangan lupa ada beberapa hal yang semestinya kamu obrolin dengan pasangan sebelum kalian benar-benar memutuskan untuk ke pelaminan.

Karena itulah ada hal-hal penting yang harus dibicarakan sebelum menikah karena rentan menjadi bom waktu di dalam pernikahan jika kamu nggak tahu solusinya lho, ladies. Apa saja hal-hal tersebut? kita simak yuk!

1.Pengelolaan Keuangan

Hal-hal yang harus dibicarakan sebelum menikah
gambar dari Unsplash

Jangan tabu membicarakan masalah keuangan dengan calon pasangan, terlebih jika kalian berniat untuk menikah. Bicarakan tentang bagaimana sistem pembagian uang dalam rumah tangga. Siapa yang mengelola uang : Istri atau Suami?

Idealnya, suami menyerahkan uang kepada Istri untuk dikelola. Namun pada beberapa pasangan, ada yang suaminya turut aktif mengelola keuangan sehingga Istri hanya mengelola keuangan tertentu saja. Dalam arti kata, nggak semua gaji Suami, Istri yang pegang. Nah kamu bakal keberatan nggak ladies?

Tidak ada yang salah dan benar dalam hal ini. Yang penting kalian berdua satu suara dan nyaman dengan pengelolaan uang yang akan diterapkan nantinya.

2.Kondisi Keuangan

Bicarakan keuangan sebelum menikah
gambar dari Unsplash

Bicarakan juga mengenai detil-detil keuangan lainnya. Seperti berapa nominal atau persentase uang yang akan istri terima? berapa yang akan kalian beri untuk masing-masing orang tua? apakah calon pasangan memiliki tanggungan lain (semisal adik yang biaya sekolahnya masih dibantu) atau apakah calon pasangan memiliki hutang?

Bagaimana jika kamu bekerja? apakah gajimu akan membantu keuangan rumah tangga atau semua diambil dari gaji suami? apakah kalian akan memiliki satu rekening yang digunakan bersama-sama atau malah lebih nyaman dengan rekening yang terpisah?

Jangan sungkan membicarakan hal ini ketika akan menikah. Pastikan hal-hal di atas sudah jelas sebelum janur kuning melengkung, biar kalian sama-sama enak nantinya.

Sekarang, yuk lanjut ke hal-hal penting yang harus dibicarakan sebelum menikah lainnya!

3. Tinggal Dimana Setelah Menikah?

BIcarakan tempat tinggal sebelum menikah
gambar dari Unsplash

Idealnya, pasangan yang sudah menikah tinggal di tempat tinggal sendiri; baik mengontrak, atau membeli rumah secara cash maupun kredit. Namun jika kalian memutuskan untuk tinggal dengan orang tua, tentukan sampai kapan tenggat waktunya, karena bagaimanapun tinggal di rumah sendiri terasa lebih nyaman dan tak sungkan untuk kalian berdua.

Jangan egois memaksakan pasangan untuk tinggal di rumah orang tua kita. Coba kita berempati kepada pasangan. Jika kita merasa sungkan tinggal di rumah orang tua pasangan, maka pasangan pasti juga merasakan hal yang sama ketika tinggal di rumah orang tua kita, bukan?

Lain halnya jika pasangan memiliki orang tua yang sudah sakit-sakitan, atau kita memiliki orang tua yang tinggal sendirian, maka kewajiban kitalah sebagai anak untuk tinggal bersama mereka.

4.Kewajiban-kewajiban Dalam Rumah Tangga

Bicarakan kewajiban dalam rumah tangga sebelum menikah
gambar dari Unsplash

Pelajari dengan seksama bagaimana calon pasangan menganggap pekerjaan dalam rumah tangga. Apakah calon suami memiliki pendapat positif dalam membantu pekerjaan rumah tangga? atau calon suami punya pandangan bahwa yang harus melakukan pekerjaan rumah tangga saklek hanya istri saja? Atau suami mau membayar ART untuk membantu?

Bagaimana jika kalian langsung diberikan momongan? apakah suami mau membantu bangun malam mengurus bayi? atau suami memiliki pandangan patriarki yang kental bahwa kamu yang harus menanggung semua yang berkenaan dengan rumah tangga?

Dari sini, kamu bisa mempertimbangkan apakah calon suami merupakan pilihan yang tepat untukmu, yang pasti jangan pernah menyetujui keputusan yang membuatmu sesak.

5.Hobi

Hobi harus didiskusikan dalam kehidupan rumah tangga
gambar dari Unsplash

Lagi-lagi terkait dengan keuangan. Tanyakan kepada calon pasangan apakah ia memiliki hobi? jika iya, tanyakan darimana budget yang akan ia ambil untuk memenuhi hobi tersebut?

Atau malah kamu yang punya hobi tak tertahankan seperti suka mengoleksi tas-tas branded dengan harga jutaan? pasangan juga berhak tahu darimana keuangan untuk memenuhi hobi tersebut ya 🙂

Kesannya kepo? tidak juga. Karena kedepannya dalam rumah tangga, mengetahui alur pengeluaran uang sangat penting diketahui oleh kedua belah pihak.

Apalagi pria pada umumnya memiliki hobi yang cenderung mahal. Seperti otomotif, burung berkicau, koleksi mainan, yang harganya cukup signifikan mempengaruhi neraca keuangan.

Pastikan kamu mengetahui bagaimana pengelolaan keuangan rumah tangga nantinya dengan hobi kamu atau hobi calon suami yang demikian.

6.Bicarakan Karir

karir penting dibicarakan sebelum menikah
gambar dari Unsplash

Pekerjaan itu penting, baik bagi kamu maupun pasanganmu. Terlebih jika kamu sebagai wanita memiliki karir yang gemilang dan nggak kalah dengan calon suami (atau bisa juga malah karirmu lebih oke daripada calon suami).

Bicarakan tentang hal ini, bagaimana alokasi waktu yang akan kalian sepakati mengingat pekerjaan pada umumnya juga menyita banyak waktu. Bicarakan juga jika salah satu dari kalian pindah kota, apakah pasangan harus ikut serta atau kalian memutuskan untuk pisah kota? hal ini perlu dipikirkan secara seksama agar tidak ada yang merasa menjadi ‘korban’ karena terpaksa meninggalkan karir idaman.

Atau jika sebelum menikah kamu bekerja, lalu calon suami meminta kamu untuk jadi Ibu Rumah Tangga setelah menikah, apakah kamu bersedia? which is nggak masalah apapun keputusan yang kamu pilih asalkan kamu memilihnya dengan bahagia 🙂

Baca juga : 10 Hal yang Jangan Dilakukan Jika ingin Kulit Wajah Lebih Sehat


Nah itulah hal-hal penting yang harus dibicarakan sebelum menikah. Kenapa penting? karena pernikahan bukanlah perkara sepele dan bisa direcehin begitu saja.

Semua pasangan pasti ingin menikah selamanya dan bukan hanya untuk sekejap saja. Lebih baik bicarakan secara terbuka hal-hal penting sebelum menikah.

Jika dalam pembicaraan tersebut ada hal-hal yang TIDAK kalian sepakati, dan kalian TIDAK menemukan titik temunya, maka tidak apa-apa untuk memikirkan ulang kembali rencana pernikahan kalian.

Bagaimanapun pernikahan memang lebih baik batal daripada perasaan kalian ‘tergadai’ dalam rasa ketidak bahagiaan seumur hidup kalian.

Semoga hal-hal di atas bisa dibicarakan dengan baik, sehingga jalan kalian ke pelaminan mulus tanpa hambatan. Jika ada yang ingin ditambahkan silahkan tulis di kolom komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *