Review Drama Korea Kkondae Intern. Halo semua. Kali ini kita ngobrolin drama Korea yang mungkin relate dengan kehidupan sehari-hari kalian di kantor, judulnya Kkondae Intern. Kkondae diambil dari bahasa Korea yang artinya kuno dan kaku. Sedangkan intern diambil dari Bahasa Inggris yang artinya pemagang. Jadi secara harfiah, Kkondae Intern bisa diartikan sebagai pemagang yang kuno atau kaku.

Kkondae Intern menyoroti kehidupan seorang freshgraduate millenial yang bernama Ka Yeol Chan (Park Hae Jin). Ceritanya, ia magang di sebuah perusahaan produsen mie ramen yang cukup terkenal. Seperti anak magang pada umumnya, Ka Yeol Chan berusaha bekerja dengan sebaik-baiknya. Ia pun beruntung mendapatkan beberapa rekan kerja yang bersahabat.

Namun, Manajer Tim Ka Yeol Chan adalah seorang bos yang Kkondae : ia ribet, blagu, kejam, kuno dan kaku, namanya Lee Man Sik (Kim Eung Soo). Pak Man Sik yang seorang Baby Boomers memandang Yeol Chan sebelah mata. Ia tidak menghargai apapun yang Yeol Chan lakukan di tempat kerjanya.

Suatu hari, Pak Man Sik meminta Yeol Chan menggantikan dirinya untuk pergi ke tempat seseorang yang sedang berselisih dengan perusahaan ramen dimana Yeol Chan bekerja. Yeol Chan sangat senang, ia menganggap ini kesempatan untuk membuktikan kemampuannya kepada Pak Manajer Man Sik.

Namun sesampainya di rumah orang tersebut, situasi berjalan tidak seperti yang Yeol Chan inginkan. Orang yang ia temui berusaha untuk bunuh diri dan Yeol Chan merasa terpukul sekali. Apalagi ketika ia ke kantor dan memberi laporan kepada Man Sik. Sang manajer kejam ini malah menyalahkan dirinya padahal ia hanyalah anak magang yang tidak tahu apa-apa.

Pasca kejadian tersebut, perlakuan Man Sik kepada Yeol Chan semakin memburuk. Ia membentak, menghina, hingga melempar Yeol Chan dengan satu mangkuk sup panas di depan banyak orang di restoran! Tidak tahan terus menerus dipermalukan, akhirnya pertahanan Yeol Chan runtuh juga. Ia malu, trauma dan sempat ingin mati saja. Tak lama, ia akhirnya memutuskan resign dari perusahaan tersebut sambil memendam kebencian yang sangat kepada Manajer Lee Man Sik.


Lima tahun berlalu Yeol Chan sudah berhasil move on bekerja di perusahaan yang lain. Kali ini ia bukan lagi seorang pemagang. Ia telah bertransformasi menjadi seorang manajer pemasaran yang sukses di sebuah perusahaan produsen ramen ternama.

Karirnya moncer, pemilik perusahaan sayang padanya. Ia dikenal sebagai atasan yang bijak dan sangat mengayomi bawahannya. Pengalaman serta trauma yang dialaminya sebagai pemagang membawanya menjadi pemimpin yang baik. Ia bersumpah tidak ingin menjadi seorang atasan Kkondae seperti Lee Man Sik.

Di lain sisi, manajer kejam Lee Man Sik sudah memasuki masa pensiunnya. Namun ia kembali direkrut menjadi pemagang senior di perusahaan Yeol Chan dengan penugasan di tim Ka Yeol Chan.

Tentu saja hal ini mengejutkan keduanya. Bagaikan mimpi buruk bagi Yeol Chan, nasib buruk bagi Man Sik.

Lalu bagaimana keduanya bisa bertahan bekerjasama dalam satu tim jika Yeol Chan masih menyimpan dendam terhadap Man Sik?

Bagaimana pula Man Sik memposisikan dirinya sebagai seorang pemagang setelah berpuluh tahun hidup sebagai atasan yang kejam?


Menurut saya, Kkondae Intern ini salah satu drama kantor yang cukup menarik untuk diikuti. Karena pernah 10 tahun hidup sebagai cungpret kantoran, saya bisa memahami apa yang Yeol Chan rasakan sebagai pemagang. Ketika kinerjanya tidak dihargai, ketika dipermalukan di depan umum, ketika dimarahi atas sesuatu yang bukan kesalahannya, dan lain-lain.

Jika lalu Yeol Chan mendendam itu wajar. Bahkan ia sempat mengalami gangguan kecemasan karena trauma ketika menjadi pemagang. Ya kalik, siapa sih yang senang diperlakukan seperti Yeol Chan ketika magang? udahlah freshgraduate seharusnya belajar banyak dari atasannya ini malah dijadikan bulan-bulanan.

Tapi apa jadinya jika dendam masa lalu itu kembali datang di kehidupan yang sekarang lalu mengancam semua keberhasilan yang sudah dicapai? apalagi jika rentan diintervensi oleh berbagai politik kantor yang nggak karu-karuan.

Di kantornya yang sekarang, Yeol Chan juga tidak lepas dari politik kantor. Sebagai seorang manajer pemasaran yang berhasil, ada saja pihak-pihak yang tidak suka dengan keberhasilan yang ia dapatkan di kantornya. Semuanya bisa jadi berantakan!

Selama 24 episode penayangan drama ini, kita akan dibawa oleh berbagai macam sudut pandang. Bagaimana paradigma Yeol Chan, bagaimana paradigma Man Sik. Bagaimana sesuatu yang selama ini kita pandang sebagai sesuatu yang salah, ternyata tidak sepenuhnya salah; demikian sebaliknya.

 

 

bonanuna
nina.fajriah@gmail.com

One thought on “Review Lipstick Zoya Ultramoisse Lipstick Tiramisu”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *